,

Bentrokan Timses Mualem dan Irwandi Hanya Perselisihan Biasa

TAPAKTUAN – Bentrokan yang terjadi antara pendukung pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur H Muzakkir Manaf/TA Khalid dengan tim pendukung pasangan Irwandi Yusuf/Nova Iriansyah beberapa waktu lalu di Trumon, Aveh Selatan, hanya perselisihan biasa. Penyelesaiannya diupayakan melalui perdamaian.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Selatan, Safli Alian dalam Rapat Koordinasi dengan pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Mapolres Aceh Selatan, Jumat 20 Januari 2017.

Meski demikian Panwasli Aceh Selatan menilaui Trumon Raya dan Bakongan Raya merupakan dua kecamatan di Aceh Selatan yang rawan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 15 Februari 2017, sehingga harus mendapat perhatrian khusus.

“Memang sekarang ini kita lihat situasi keamanan dan ketertiban sudah kondusif pasca terjadi bentrokan antar dua tim pemenangan pasangan calon yakni tim Muzakir Manaf – TA Khlalid dan tim pemenangan Irwandi – Nova. Tapi potensi bakal terjadi kericuhan susulan tersebut sangat terbuka lebar sehingga kami telah menetapkan bahwa wilayah tersebut sebagai daerah rawan,” kata Safli Alian.

Terkait kelanjutan proses hukum kejadian bantrokan antar massa pendukung kedua paslon tersebut, sambung Safli Alian, pihak Panwaslih Aceh Selatan telah dan sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, pelapor dan terlapor.

Setelah mendengarkan keterangan dari kedua belah pihak, menurut Safli, pihaknya telah menyimpulkan bahwa kasus tersebut tidak dikategorikan pelanggaran berat melainkan hanya perselisihan biasa. Karena itu, pihaknya pun akan mengupayakan penyelesaian kasus tersebut melalui perdamaian secara kekeluargaan.

“Hal ini sudah kami komunikasikan dengan kedua belah pihak dan mereka telah memberikan sinyal menyambut baik ajakan tersebut. Namun sebelum langkah itu dilaksanakan, alangkah baiknya langsung difasilitasi oleh pejabat Forkopimda sesuai permintaan kedua belah pihak sekaligus menggelar ikrar Pilkada damai di Aceh Selatan yang hingga sampai saat ini belum pernah digelar,” ungkap Safli Alian.

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK menegaskan bahwa pihaknya bersama Dandim 0107 sangat menyambut baik langkah tersebut. Namun karena langkah itu menjadi ranahnya Pemkab Aceh Selatan dan pihak penyelenggara pemilu, maka pihaknya pun menunggu aksi nyata dari pihak terkait dimaksud.

“Kami bersama Pak Dandim siap-siap saja. Kapan pun digelar kami siap mendukung. Termasuk rencana akan dilakukan upaya perdamaian antar kedua kubu yang sempat terjadi bentrokan di Trumon Raya beberapa waktu lalu, kami pikir jika tercapai upaya perdamaian merupakan sebuah langkah bagus demi terciptanya Pilkada damai di Aceh Selatan,” tegas Kapolres.[Hendri Z]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *