Bentaran Krueng Dho Dipercantik Dengan Mural

0
145

BANDA ACEH – Bangunan di sisi Krueng Dhoe di Dusun Kerinci Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh dipenuhi dengan lukisan mural. Daerah yang kumuh disulat menjadi bersih dan rapi melalui Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perumahan dan Permukiman telah berhasil memoles kawasan ini menjadi kawasan yang jauh dari kesan kumuh. Apalagi ditambah dengan seni lukisan mural, rumah rumah yang berada di sepanjang kali kecil ini, dindingnya dicat warna warni oleh warga dan mahasiswa.

Diawali dengan pembangunan jalan setapak di pinggir kali yang dipasang paving blok dan pagar pengaman disepanjang kali membuat pemandangan menjadi indah.
Warga Dusun Kerinci Seutui sendiri menyambut baik hadirnya seni lukisan dinding yang merupakan bagian dari program KOTAKU ini.

Salah satu warga, Zul Mawardi mengatakan usai dibangunnya infrastruktur seperti fasilitas pejalan kaki dan pagar pinggir Krueng Dho, kemudian dilanjutkan dengan pengecatan dinding dinding rumah di sepajang sungai kecil yang membelah dusun tersebut dengan dusun sebelah, Goheng.

“Awalnya cat dinding ini dimulai oleh Pak Wali Kota, Pak Aminullah dan istri Plt Gubernur, Ibu Diah Erti Idawati. Kemudian dilanjutkan oleh warga dan adik adik mahasiswa ISBI untuk lukisan muralnya,” kata Zul Mawardi

Katanya, selain mahasiswa, warga Dusun Kerinci juga ikut berpartisipasi memainkan kuas cat mempercantik kawasan tersebut. “Setelah diberikan cat, masyarakat bersama mahasiswa ISBI kemudian melukis mural ini. Jadi ada mahasiswa dan ada masyarakat juga,” tambah sosok yang akrab disapa Bang Zul ini.

Lanjutnya, masyarakat dusunnya pun senang dan bahagia menyambut program ini karena lingkungan sudah terlihat bersih. “Masyarakat kita lihat senang menyambut program ini. Karena sudah bersih, kan gitu,” lanjut Bang Zul.

Dia juga menceritakan teman teman nongkrong di pos jaga di lingkungan itu semakin betah berlama lama sambil ngopi dan menikmati keindahan dusun. “Teman teman yang nongkrong di pos ini Saya lihat semakin betah dan terlihat semakin ceria,” ujar Bang Zul sambil menunjuk kearah teman temannya yang sendang nongkrong di pos yang berada di pinggir Krueng Dho.
Pemko Banda Aceh melalui program KOTAKU telah berhasil melakukan peataan kawasan kumuh mencapai 465,24 hektar hingga tahun 2018. “Totalnya ada 485,29 Hektar kawasan kumuh, artinya hanya tinggal 20 Hektar lagi. Program KOTAKU yang bersumber dari APBN ini akan kembali dilanjutkan tahun depan. InsyaAllah tahun 2019 Banda Aceh akan zero kawasan kumuh,” kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here