,

Bekraf Akan Gelar Bigger 2017 untuk Pengusaha Kreatif di Banda Aceh

BANDA ACEH – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia akan menggelar Bekraf Information System in Mobile Application (BISMA) Goes to get Member (Bigger) 2017 di Banda Aceh pada 2 September 2017 mendatang. Event ini sebelumnya sudah digelar di Bandung, Tangerang Selatan, Malang, dan Pekalongan.

Direktur Riset, Edukasi dan Pengembangan Bekraf, Wawan Rusiawan menjelaskan, kini hampir dua ribu pelaku ekonomi kreatif yang sudah terdaftar di BISMA, dan aplikasi ini akan terus kita galakkan di Indonesia. Mereka yang sudah terdaftar akan mendapat fasilitas seperti akses modal, pemasaran, dan infrastruktur.

“Dengan aplikasi ini kita juga bisa melihat sebaran pelaku ekonomi kreatif di Indonesia,” jelas Wawan Rusiawan dalam pertemuan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh, Bahagia di balai kota, Senin, 12 Juni 2017.

Wawan menjelaskan, untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia, pihaknya telah bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di antaranya UI, IKJ, ITB, dan UGM. “Berangkat dari situ, telah berkembang 16 sub sektor ekonomi kreatif mulai dari asirtektur, musik, fotografi, kuliner, desain, fashion, film-animasi-video, hingga TV dan radio,” ujarnya.

Wawan mengakui masih banyak potensi unggulan dalam ekonomi kreatif, namun kerap terkendala dari sisi pemasarannya. Untuk itu, Banda Aceh dipilih untuk menjadi salah satu kota tuan rumah penyelenggaraan Bigger 2017 pada 2 September nanti.

Pada kesempatan itu, Sekda Bahagia menyatakan pihaknya menyambut baik rencana Bekraf untuk menggelar Bigger 2017 di Banda Aceh, dan siap mendukung kesuksesan acara dimaksud. “Event ini tentu akan memberi dampak yang sangat positif dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kota Banda Aceh,” katanya.

Ia juga menginformasikan, dalam beberapa tahun terakhir Pemko Banda Aceh bekerjasama dengan Unsyiah telah melakukan pendataan terhadap produk-produk unggulan dalam rangka menyukseskan program One Village One Product (OVOP).

“Hingga 2017 sudah terdata 451 produk. Kami juga mohon dukungan Bekraf agar produk-produk unggulan kami ini bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.[HK/ril]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *