,

BB POM Perketat Pengawasan Obat dan Makanan

BANDA ACEH – Balai Besar Pengawasa Obat dan Makanan (BB POM) Banda Aceh, akan memperketat pengawasan obat dan maknan yang beredar di swalayan dan supermarket, bahkan jajanan di sekolah akan diperiksa untuk memastikan tidak mengandung zat berbahaya.

Hal itu terungkap pada upacara peringatan HUT Badan POM RI ke-17 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Minggu, 25 Februari 2018. Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman yang ikut hadir pada perayaan tersebut mengharapkan BB POM Banda Aceh terus melakukan inspeksi secara berkala dan intensif.

“Mudah-mudahan dengan melakukan inspeksi berkala diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan peredaran makanan, obat-obatan serta kosmetik berbahaya di Banda Aceh. Dan kami siap mendukung dan membantu Balai Besar POM dalam melakukan inspeksi tersebut,” katanya.

Wali kota berharap Balai Besar POM terus menjadi yang terdepan dalam mengawasi berbagai produk makanan kemasan yang beredar, baik di supermarket maupun di toko-toko biasa, sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

“Bersama BBPOM, Pemko Banda Aceh juga akan memperketat pengawasan makanan atau jajanan yang terdapat di luar maupun di dalam pekarangan sekolah, untuk memastikan tidak mengandung bahan yang berbahaya,” lanjut Aminullah.

Pada kesempatan itu, Aminullah juga mengajak seluruh warga kota agar dapat menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih, membeli dan menggunakan obat dan makanan, sehingga bisa mengurangi makanan dan obat yang berisiko untuk keluarga.

“Secara umum yang kita ketahui, untuk makanan yang paling banyak ditemukan ialah penggunaan zat pengawet seperti formalin, borax maupun zat pewarna non makanan. Sementara untuk obat-obatan juga banyak ditemukan penggunan zat kimia berbahaya, terutama untuk produk-produk kecantikan,” ungkapnya.

Menurut wali kota, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan dalam meminimalisir risiko penggunaan makanan dan obat berbahaya. “Paling tidak, masyarakat berani melaporkan sekiranya menemukan obat ataupun makanan serta kosmetik yang mengandung zat berbahaya,” katanya.[rls]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *