1.5 C
Alba Iulia
Wednesday, December 11, 2019

Bandar Judi Asal Padang Ditangkap di Aceh

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

BLANGKEJEREN – Sarijo (53) warga Desa Bandar Dolok, Padang, Sumatera Barat, ditangkap anggota TNI dari Kodim 0113/GL Minggu malam, 15 Oktober 2017 di Stadion Buntul Nege, Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh. Penangkapan dilakukan karena Sarijo menjadi bandar judi dadu di stadion pacuan kuda tersebut.

Danramil Kota Blangkejeren, Kapten Inf Darno yang didampinggi anggota TNI Kodim 0113/Gayo Lues Kapten Pazrul, Kapten Santoso dan Tiga anggota jaga lainya Minggu malam menjelaskan, ada Tiga lapak judi dadu tadi ditemukan di stadion, tapi hanya satu Bandar yang berhasil ditangkap, dua lainnya melarikan diri.

Penangkapan dilakukan karena yang bersangkutan telah melanggar Qanun Syariat Islam yang berlaku di Aceh. “Bupati H Amru telah meminta agar kami TNI terlibat aktif dalam pemberantasan narkoba dan judi, maka ketika ada informasi langsung kita grebek dan tangkap,” jelasnya.

Saat penggerebekan judi dadu di Stadion Buntul Nege, anggota TNI dan bandar judi sempat terjadi kejar-kejaran beberapa menit, hingga akhirnya salah seorang bandar masuk ke dalam kubangan kerbau dan ditangkap anggota TNI dengan kondisi semua pakaian dipenuhi lumpur.

“Dari tangan bandar judi dadu itu kami sita seperangkat alat dadu, uang tunai Rp 1.715.000, tiga unit HP, jam tangan, dompet, KTP dan SIM,” ungkapnya.

Usai melakukan penangkapan, anggota TNI langsung meyerahkan bandar judi tersebut ke kantor Satpol PP dan WH di bawah Stadion Buntul Nege untuk diproses lebih lajut. Sesuai Qanun Syariat Islam yang berlaku di Aceh, Sarijo terancam hukuman cambuk di depan umum.[Win Porang]

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -