,

Bandar Judi Asal Padang Ditangkap di Aceh

BLANGKEJEREN – Sarijo (53) warga Desa Bandar Dolok, Padang, Sumatera Barat, ditangkap anggota TNI dari Kodim 0113/GL Minggu malam, 15 Oktober 2017 di Stadion Buntul Nege, Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh. Penangkapan dilakukan karena Sarijo menjadi bandar judi dadu di stadion pacuan kuda tersebut.

Danramil Kota Blangkejeren, Kapten Inf Darno yang didampinggi anggota TNI Kodim 0113/Gayo Lues Kapten Pazrul, Kapten Santoso dan Tiga anggota jaga lainya Minggu malam menjelaskan, ada Tiga lapak judi dadu tadi ditemukan di stadion, tapi hanya satu Bandar yang berhasil ditangkap, dua lainnya melarikan diri.

Penangkapan dilakukan karena yang bersangkutan telah melanggar Qanun Syariat Islam yang berlaku di Aceh. “Bupati H Amru telah meminta agar kami TNI terlibat aktif dalam pemberantasan narkoba dan judi, maka ketika ada informasi langsung kita grebek dan tangkap,” jelasnya.

Saat penggerebekan judi dadu di Stadion Buntul Nege, anggota TNI dan bandar judi sempat terjadi kejar-kejaran beberapa menit, hingga akhirnya salah seorang bandar masuk ke dalam kubangan kerbau dan ditangkap anggota TNI dengan kondisi semua pakaian dipenuhi lumpur.

“Dari tangan bandar judi dadu itu kami sita seperangkat alat dadu, uang tunai Rp 1.715.000, tiga unit HP, jam tangan, dompet, KTP dan SIM,” ungkapnya.

Usai melakukan penangkapan, anggota TNI langsung meyerahkan bandar judi tersebut ke kantor Satpol PP dan WH di bawah Stadion Buntul Nege untuk diproses lebih lajut. Sesuai Qanun Syariat Islam yang berlaku di Aceh, Sarijo terancam hukuman cambuk di depan umum.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *