Saturday, January 18, 2020

Balai Wilayah Sungai Perbaiki Bendungan Karet Lambaro

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

BANDA ACEH – Balai Wilayah Sungai Sumatera I Aceh telah memperbaiki bendungan karet di Lambaro, pelayanan air bersih untuk masyarakat jadi lebih maksimal.

Atas selesainya perbaikan tersebut, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh dan Balai Wilayah Sungai Sumatra I Aceh, Selasa, 13 Agustus 2019 ketika melakukan pemantauan bersama Dirut PDAM Tirta Daroy, T Novizal Aiyub ke lokasi bendungan.

“Dengan selesainya perbaikan bendungan karet ini, ketinggian air disini mencapai 4 meter. Ini memudahkan PDAM mendapatkan air baku, diolah di WTP untuk kemudian didistribusikan ke sejumlah pelanggan,” jelas Aminullah Usman.

Selama ini sebelum bendungan diperbaiki stok air baku menurun hingga 40 persen. Kondisi ini membuat PDAM memiliki kendala dalam memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat kota karena menyusutnya debit air di sungai Lambaro.

“Alhamdulillah, sekarang sudah teratasi. Saya harap bendungan ini dijaga dengan baik. Dan ketika ada kerusakan-kerusakan segera dilaporkan untuk diperbaiki,” pinta Aminullah.

Usai memantau bendungan karet, Wali Kota melanjutkan pemantauan ke gedung intake milik PDAM yang tidak jauh dari lokasi bendungan. Di lokasi ini, Aminullah melihat proses pengambilan air baku dengan menggunakan sebuah pompa berukuran besar. Di bangunan ini juga terdapat satu unit screaner yang berfungsi untuk menahan sampah tidak masuk ke pipa utama PDAM.

Pompa ini mampu menyulai 200 liter air per detik dari sungai ke tempat pengolahan air, WTP. “Pompa inilah yang bekerja menyedot air dan mengalirkan ke WTP. Jadi ketika stok air baku di sungai menyusut, akan menyulitkan kita,” jelas Novizal Aiyub.

Dengan selesainya perbaikan bendungan karet dan pembangunan reservoir PDAM di Tamas Sari, diharapkan pelayanan air bersih semakin maksimal.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...