,

Bak Penampungan Diterjang Banjir, RSUD Gayo Lues Krisis Air Bersih

BLANGKEJEREN – Pasien dan Pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gayo Lues dihimbau agar menggunakan air seperlunya saja. Pasalnya suplay air bersih ke rumah sakit plat merah tersebut terhenti akibat bak penampungan di daerah Sanggir, Kecamatan Dabun Gelang diterjang derasnya arus sungai.

Direktur RSUD Gayo Lues, dr Taufik, Rabu, 12 April 2017 mengatakan, bak penampungan air RSUD hancur setelah diterjang derasnya arus sungai pada Minggu malam kemarin, dan hingga hari ini masih belum selesai dilakukan perbaikan sehingga air ke RSUD belum normal.

“Selain RSUD, warga Sanggir dan TNI yang berada di Kompi Sangir juga mengalami kekeringan air bersih, dan hari ini TNI Kompi Sangir sedang melakukan perbaikan supaya air tersebut bisa sesegera mungkin mengalir lagi ke pemukiman warga, ke Kompi Sangir dan ke RSUD ini,” katanya.

Sejak bak penampungan air ke RSUD hancur, pihak Rumah Sakit dengan terpaksa mencari air dari sumber lain dengan menggunakan mobil tangki air, sehingga biaya pengeluaran rumah sakit juga bertambah dari biasanya.

“Air bersih yang ada di kamar mandi kita ambil dari daerah Kota Panjang, setiap hari, mobil itu harus bolak balik selama enam kali guna memenuhi air di dalam bak, itupun sekarang sangat susah mencari air bersih karena musim penghujan,” jelasnya.

Kepada seluruh pasien, keluarga pasien dan pegawai RS, Direktur RSUD meminta maaf jika air di dalam bak kamar mandi tidak sebersih biasanya, dan tidak sebanyak biasanya, hal ini terjadi mutlak akibat curah hujan tinggi hingga hampir seluruh sunggai keruh.[Win Porang]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *