,

Azwir – Amran Menangi Pilkada Aceh Selatan

TAPAKTUAN – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Selatan menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan tahun 2018 di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Rabu, 4 Juni 2018.

Rapat pleno rekapitulasi suara KIP Aceh Selatan secara resmi telah menetapkan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, H. Azwir – Tgk Amran (Azam) sebagai kandidat peraih suara terbanyak.

Rapat yang dipimpin Ketua KIP Aceh Selatan Khairunis Absyir didampingi empat komisioner masing-masing Nasri Zahnoery, Syamsuhardi, Edi Syahputra dan Saiful tersebut, dihadiri Ketua dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Aceh Selatan. Selain itu juga dihadiri Ketua beserta anggota Panwaslih kabupaten dan ketua dan anggota Panwascam se-Aceh Selatan.

Rapat pleno ini mendapat pengawalan ekstra ketat dari puluhan aparat Brimob dan anggota Polres serta dibantu sejumlah anggota Kodim 0107 Aceh Selatan. Seluruh perkarangan Gedung Rumoh Agam di sterilkan oleh aparat. Setiap tamu undangan termasuk awak media yang meliput mendapat pemeriksaan ketat di pintu masuk. Bahkan wartawan harus menggunakan kartu khusus yang disediakan pihak KIP.

Selama berlangsungnya rapat pleno situasi keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi acara berlangsung aman dan kondusif. Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono ST dan Dandim 0107 Letkol Kav Hary Mulyono terlihat langsung hadir di Gedung Rumoh Agam dan mengikuti acara sampai selesai.

Ketua KIP Aceh Selatan Khairunis Absyir yang memimpin jalannya rapat pleno, mempersilahkan masing-masing PPK menyampaikan hasil penghitungan rekapitulasi suara dimasing-masing kecamatan. Dimulai dari Kecamatan Trumon Timur, Trumon Tengah, Trumon, Bakongan Timur, Bakongan, Kota Bahagia, Kluet Timur, Kluet Selatan, Kluet Tengah, Kluet Utara, Pasie Raja, Tapaktuan, Samadua, Sawang, Meukek, Labuhanhaji Timur, Labuhanhaji dan Labuhanhaji Barat.

Masing-masing untuk Paslon Tgk Husin Yusuf – Dr. Mustafril mendapat suara sebanyak 5.799. Paslon H. Azwir – Tgk Amran (Azam) sebanyak 46.667. Paslon Drs. H. Zulkarnaini – M Jasa sebanyak 1.396. Paslon Darman – Baital Makmur sebanyak 1.454. Paslon HT Sama Indra – Harmaini sebanyak 37.608. Paslon H. Mirwan – Zirhan sebanyak 33.972 dan Paslon H. Karman – H. Afdhal Yasin sebanyak 3.284.

Saat dimintai tanggapannya seusai rapat pleno, Ketua Panwaslih Aceh Selatan Hendra Saputra menyatakan bahwa rapat pleno rekapitulasi suara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan tahun 2018 tersebut sah demi hukum meskipun tak dihadiri secara lengkap para saksi pasangan calon.

Pada kesempatan itu, Ketua Panwaslih Aceh Selatan Hendra Saputra kembali meluruskan rumor atau isu yang berkembang ditengah masyarakat setempat terkait bakal ada Pemungutan Suara Ulang (PSU) di daerah tersebut dalam waktu dekat.

Menurut Hendra, informasi yang dilansir secara sepihak oleh beberapa media massa tersebut merupakan informasi sesat serta jelas-jelas keliru. “Tidak benar akan ada PSU di Aceh Selatan. Sebab dugaan pelanggaran yakni telah terjadinya pemilihan ganda di Kecamatan Meukek belum memenuhi unsur dilakukan PSU,” tegas Hendra.

Hendra juga menanggapi terkait rencana salah satu paslon akan mendaftarkan gugatan PHPU ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, gugatan yang akan didaftarkan tersebut sangat rawan atau sangat berpotensi akan ditolak oleh MK. Pasalnya, secara aturan gugatan PHPU baru bisa diterima oleh MK jika perselisihan jumlah suara maksimal 2 persen. Sementara yang terjadi di Aceh Selatan saat ini perselisihan jumlah suara mencapai 7 persen atau 9.000 suara.

Sementara itu, Ketua KIP Aceh Selatan Khairunis Absyir yang ditanyai wartawan mengatakan, secara aturan pihaknya harus menunggu selama 3 x 24 jam sejak berita acara rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara ditandatangani para pihak. Jika selama 3 x 24 jam para paslon tidak ada yang mendaftarkan gugatan ke MK maka MK akan menyurati KPU Pusat memberitahukan daerah-daerah yang tidak terdaftar gugatan PHPU di buku register perkara MK.

Setelah menerima surat pemberitahuan dari MK melalui KPU Pusat, maka KIP Aceh Selatan wajib segera menggelar rapat pleno penetapan paslon terpilih. Setelah itu, KIP Aceh Selatan juga akan menyurati pihak Pemkab dan DPRK Aceh Selatan untuk segera mempersiapkan proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *