,

Atasi Kebakaran Leuser Gayo Lues Butuh Pesawat Pemadam

BLANGKEJEREN – Tim pemadam kebakaran Kabupaten Gayo Lues kwalahan memadamkan kebakaran di kaki Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), karena tidak ada akses jalan ke lokasi kebakaran. Beberapa titik api terus muncul di area hutan negeri seribu bukit tersebut.

Kasatpol PP/WH dan Pemadam Kebakaran Gayo Lues, Irsan Firdaus, Jumat, 31 Agustus 2018 mengatakan, sebagian titik api tidak bisa dipadamkan oleh mobil Pemadam kebakaran, dan hanya bisa dipadamkan dengan cara dipukul apinya atau menyemprotkan air ke kobaran api dengan alat semprot pertanian.

“Saat ini ada berkisar 15 titik api lagi yang belum bisa kita padamkan, itu semua terjadi di daerah yang tidak ada jalanya, kalau ada jalan pasti bisa kita padamkan bagaimanapun caranya,” katanya.

Pihaknya sangat kewalahan memadamkan api lantaran jumlah personilnya sedikit dan harus bekerja 24 jam penuh. Irsan Firdaus mengatakan untuk memadamkan api di pedalaman hutan tersebut dibutuhkan pesawat pemadam, yang bisa melakukan pemadaman dari udara.

“Api yang paling besar dan belum berhasil dipadamkan saat ini terjadi di hutan Tukik Kecamatan Dabun Gelang, sedangkan api dikawasan kecamatan Blangpegayon sudah hampir semuanya padam meskipun sesekali masih mengeluarkan asap,” ujarnya.

Saat proses pemadaman api, satu unit mobil Pemadam Kebakaran Pemkab Gayo Lues mengalami rusak parah  di daerah Penosan Kecamatan Blangjeranggo, mobil itu terpaksa ditinggal petugas lantaran tidak bisa hidup dan berada di jalan perkebunan warga.
“Berdasarkan catatan kami, yang paling rawan terjadi kebakaran adalah di Kecamatan Blangpegayon, Kecamatan Dabun Gelang, Kecamatan Blangkejeren, Kutapanjang dan Blangjeranggo, kalau Kecamatan lainya hanya sebagian kecil saja,” katanya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *