,

Arifin Ilham Hadiri Pemakaman Abuya Jamaludin Waly

LABUHANHAJI – Ustad H Muhammad Arifin Ilham ikut mengantarkan jasad Alm Abuya Syech H Jamaluddin Waly Al Khalidy ke tempat peristirahatan terakhir di kompleks Pondok Pesantren Darussalam, Desa Blang Poroh, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Jumat, 22 Juli 2016 sekitar pukul 14.00 WIB.

Ust Arifin Ilham yang tak lain merupakan menantu Alm Abuya Jamaluddin Waly terbang dari Jakarta pada Jumat pagi, 22 Juli 2016. Setelah mendarat di Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, beliau melanjutkan perjalanan menggunakan mobil dan tiba di Labuhanhaji menjelang shalat Jumat.

Kepergian selamanya ulama karismatik Provinsi Aceh, Alm Abuya Syech H Jamaludin Waly Al Khalidy yang wafat Kamis, 21 Juli 2016 sekitar pukul 23.30 WIB Rumah Sakit Tengku Pekan Aceh Barat Daya (Abdya), tidak hanya meninggalkan kesedihan mendalam bagi pihak keluarga tapi juga mengundang kesedihan mendalam bagi santri pesantren Darussalam serta masyarakat Provinsi Aceh.

Ribuan masyarakat tampak telah memadati kompleks Pondok Pesantren Darussalam sejak Kamis malam hingga Jumat pagi untuk melayat ke rumah duka serta mengantarkan jasad almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.

Camat Labuhanhaji Barat, TM Nasrijal mengatakan, para pengunjung yang datang mengantarkan jasad almarhum ke tempat peristirahatan terakhir tidak hanya dari kalangan santri tapi juga berasal dari ribuan masyarakat baik berasal dari Kabupaten Aceh Selatan maupun dari beberapa kabupaten/kota lainnya dalam Provinsi Aceh.

“Almarhum Abuya Jamaludin Waly dimakamkan di tempat pemakaman keluarga dalam kompleks Pesantren Darussalam yang berdampingan langsung dengan kuburan ayah almarhum yang juga pendiri Pesantren Darussalam, Syech H Muda Waly Alkhalidy serta kuburan abang kandung almarhum, Abuya Syech H Muhibbudin Waly,” kata Nasrijal.

Sekretaris Pesantren Darussalam, Abi Hidayat Muhammad Waly mengungkapkan, sebelum wafat almarhum dirawat beberapa hari di RSUD Tengku Pekan Abdya. “Penyakit yang diderita Abuya hingga akhir hayatnya adalah sudah komplikasi. Allah telah memanggilnya, kita harus sabar dan tawakal. Semoga agama Islam semakin kokoh di bumi Aceh dan umat terus manyatu,” harapnya. [Hendri Z]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *