,

APBA 2018 Disahkan Mendagri, H Firmandez Minta Eksekutif dan Legislatif Aceh Tidak Lagi Berpolemik

JAKARTA – Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh di DPR RI, H Firmandez, meminta eksekutif dan legislatif di Aceh tidak lagi gaduh soal APBA yang akhirnya dipergubkan.

Semua pihak diminta untuk berpikir ke depan, tidak lagi larut dalam polemik. Apa lagi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Rabu, 21 Maret 2018 sudah mengesahkan APBA 2018 sebesar Rp 15,149 triliun.

“Pergub sudah terjadi, meski tidak diinginkan. Kita berharap ke depan legislatif dan eksekutif Aceh jangan lagi berpolemik dengan anggaran. Tahun-tahun selanjutnya harus disahkan tepat waktu, sehingga tidak terjadi Pergub,” harap anggota DRP RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 tersebut.

H Firmandez melanjutkan, setelah APBA disahkan oleh Mendagri, sekarang saatnya eksekutif dan legislatif di Aceh melaksanakan peran masing-masing sesuai ketentuan undang-undang, yakni eksekutif selaku pelaksana anggaran dan legislafif menjalankan fungsi pengawasannya. “Jangan berpolemik lagi, laksanakan tugas sesuai kewenangan masing-masing,” tegasnya.

Selain itu, H Firmandez mengapresiasi kebijakan Gubernur Aceh yang mengembalikan pengelolaan dana Otsus ke daerah melalui Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) di masing-masing kabupaten/kota.

“Kita patut apresiasi itu, daerah diberi kewenangan mengelola dana Otsus. Kita berharap penggunaan dana Otsus ini benar-benar tepat sasaran, tepat guna, dan tentunya bisa berdampak nyata bagi masyarakat Aceh,” harap H Firmandez.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *