,

Anggota Komisi VI DPRA Panggil BPJS

BANDA ACEH – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Irwansyah memanggil pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Banda Aceh, terkait defisit anggaran badan tersebut, Senin, 5 November 2018.

Irwansyah meminta kepada BPJS agar persoalan defisit anggaran tidak berimbas pada layanan kesehatan masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu yang selama ini ditanggung BPJS Kesehatan.

“Kita panggil BPJS untuk mencari solusi, kita berharap kekurangan anggaran yang dialami BPJS tidak berdampak pada pelayanan kesehatan masyarakat. DPRA Khsusnya Komisi VI akan berupaya mencari jalan keluar, misalnya melalui pengangaran atau ferivikasi ulang,” jelasnya.

Selain itu kata Irwansyah, pihaknya juga akan melakukan komunikasi secara intensif dengan Pemerintah Aceh terkait persoalan tersebut. Sebelumnya marketing BPJS Regional Banda Aceh juga telah menghadap salah satu anggota komisi VI DPRA untuk mencari solusi terhadap kendala BPJS Aceh untuk membayar klaim rumah sakit dan swasta lainnya  di Aceh.

Saat BPJS kekurangan anggaran sejak dua tahun yang lalu. Pihak BPJS juga secara rutin melakukan konsultasi dengan Komisi VI DPRA dan Pemerintah Aceh. Irwansyah menjelaskan, secara nasional defisit keuangan BPJS Kesehatan mencapai Rp 11,2 triliun, lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 9 triliun.
“Terhadap kekurangan ini, pemerintah juga akan menalanginya dengan kucuran dana sebesar Rp 5 triliun. Jadi kita berharap pelayanan kesehatan di daerah tetap berjalan sebagaimana mestinya, karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat banyak,” harap Irwansyah.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *