,

Amru Wajibkan Setiap SKPK Miliki Kebun Kopi

BLANGKEJEREN – Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru mewajibkan setiap Satuan Kerja Pemerintah Kabupaten (SKPK) negeri seribu bukit tersebut memiliki minimal 2 hektar kebun kopi. Hal itu dilakukan untuk memotivasi masyarakat berkebun kopi.

Penegasan itu disampaikan Amru, Senin, 12 Maret 2018. Menurutnya, program itu harus berjalan sesuai rencana untuk menjadikan Gayo Lues yang islami, mandiri dan sejahtra.

“Rencana program dua hektar kopi milik SKPK ini berjalan 2018, tetapi kayaknya tidak mungkin mengigat anggaranya tidak ada, jadi program ini akan berjalan di tahun 2019, dan itu sudah kita sepakati,” kata Amru.

Selama ini kata Amru, SKPK memiliki 50 tenaga honor, untuk itu, tenaga honor di SKPK ini akan diberdayakan dalam program menanam kopi secara gotong royong setiap hari Sabtu.

Saat ditanyai apa keuntungan bagi daerah jika masing-masing SKPK memiliki kebun kopi, Amru menjelaskan selain memotifasi seluruh masyarakat Gayo Lues, kebun kopi milik SKPK yang sudah jadi nantinya bisa diberikan ke masyarakat dengan sistim bagi hasil, otomatis hasil dari perkebunan ini nantinya akan menunjang PAD Gayo Lues.

Menyangkut tanah kebun kopi SKPK, Amru mengatakan tidak akan memanfaatkan tanah Pemda yang sudah ada seperti di belakang kantor Kodim 0113/Gayo Lues seluas enam hektar, tetapi tanah kebunya akan dibeli melalui koordinasi dengan desa yang produktif berkebun kopi.

Sementara Wakil Bupati Gayo Lues, H Said Sani mengatakan, selain SKPK akan menanam kopi, dirinya secara pribadi akan menanam kopi seluas satu hektar, sehingga SKPK dan masyarakat juga termotivasi dan bersungguh-sungguh menanam kopi.

“Kita harus membuat masyarakat cemburu dengan kebun kopi ini, supaya masyarakat juga termotivasi untuk menanam kopi demi meningkatkan perekonomian,” jelasnya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *