,

Amru Targetkan Perluasan 5.000 Hektar Kebun Kopi

BLANGKEJEREN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues merencanakan perluasan lahan kebun kopi seluas 5.000 hektar. Pusat pembibitan disiapkan untuk pengadaan bibit kopi berkualitas yang akan dibagikan kepada para petani.

Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru, Senin, 26 Desember 2018 mengatakan, saat ini luas kebun kopi di Kabupaten Gayo Lues baru mencapai 20.000 hektar yang tersebar di sebelas kecamatan, dan jumlah itu masih sagat kurang jika dibandingkan dengan kebutuhan dunia terhadap kopi Gayo.

“Kita tidak muluk-muluk, dalam jangka waktu lima tahun ke depan, target kita hanya penambahan 5.000 hektar kebun kopi saja, dan saya sangat yakin hal ini bisa terwujud mengigat antusias warga sekarang, apa lagi harganya terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu,” kata Amru.

Namun, kata Amru mengingat agar masyarakat tidak menebang hutan yang masih asri, tetapi cukup memanfaatkan tamas, lahan yang tidak dipakai selama. “Bagi yang sudah terlanjur menebang hutan tidak akan kita permasalahkan, sejauh warga itu menanam kopi beserta lamtoro sebagai peindungnya, sebab tanaman ini juga tidak menggundulkan hutan, namun bagi orang yang mau berkebun lagi, kita ingatkan agar jangan lagi menebang hutan,” tegasnya.

Sementara untuk kebun kopi yang masuk areal hutan lindung, Amru mengatakan akan bekerja sama dengan Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. “Yang sudah terlanjur berkebun di areal hutan lindung, kita akan memasukanya kedalam program kemasayarakat, sehingga kedepan mereka (petani) bisa menanam kopi saja untuk melestarikan kawasan itu kembali, dan hasil dari perkebunan tetap bisa dinikmati masyarakat,” jelasnya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *