Amankan Pemilu Polres Aceh Selatan Terjunkan 289 Personil

0
295

TAPAKTUAN – Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST menyatakan, pihaknya mulai menggeser sebanyak 289 personil untuk melakukan pengamanan pada 659 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 260 desa se-Aceh Selatan.

Hal itu disampaikan AKBP Dedy Sadsono ST seusai memimpin apel pergeseran pasukan pengamanan TPS dan PPK Pemilu 2019, di halaman Mapolres, Jalan TR Angkasah, Tapaktuan, Senin, 15 April 2019.

“Setelah selesai mengamankan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, pengamanan dilanjutkan saat proses rekapitulasi yang dilaksanakan oleh PPK yang ada di seluruh kecamatan,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan pengamanan, lanjut Dedy, Polres Aceh Selatan diback-up oleh puluhan pasukan BKO pengamanan TPS dari Polda Aceh, Brimob, dan pasukan TNI.
Selain itu, tambah kapolres, pihaknya juga dibantu oleh 1.318 personil linmas TPS yang bertugas menjaga ketertiban di lokasi TPS dan juga linmas desa serta linmas kecamatan yang menjaga ketertiban di desa dan kecamatan.

Dalam kesempatan itu, kapolres berpesan kepada personil yang akan melaksanakan tugas dilapangan, agar mengenali betul area tugas dan melaksanakan tugas dengan baik, tegas namun tetap harus humanis.

Ia berharap kepada petugas agar senantiasa memegang teguh komitmen netralitas. Lakukan kerja sama dengan personil dari instansi terkait dan elemen masyarakat dalam pengamanan. Laksanakan tugas sebagai tujuan ibadah, dan selalu berdoa dalam setiap langkah, berpikir dan bertindak.

Ia juga meminta agar jangan melakukan pelanggaran atau tindakan yang menurunkan citra dan martabat Polri. Jangan tinggalkan kesan negatif, baik kepada masyarakat ataupun kesatuan selama pelaksanaan tugas di lapangan.

“Laporkan setiap permasalahan yang terjadi kepada perwira pengendali dan pamatwil dengan menggunakan sarana komunikasi yang telah di gelar. Dan yang tak kalah penting adalah perhatikan keamanan dan keselamatan diri dalam melaksanakan tugas,” pesannya.

Kapolres AKBP Dedy Sadsono mengatakan, pemungutan dan penghitungan suara di TPS merupakan tahapan yang sangat penting dalam Pemilu 2019.

Pada tahapan ini, seluruh warga negara yang memiliki hak pilih akan mendatangi TPS untuk menyalurkan suaranya guna memilih calon pemimpin ke depan sesuai dengan hati nuraninya.

Menurutnya, Pemilu tahun 2019 ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan Pemilu 2014 yang lalu. Karena untuk pertama kalinya Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dilaksanakan secara serentak.

“Hal ini juga berimplikasi terhadap tingkat kerawanan yang lebih kompleks dibanding pemilu sebelumnya terutama pada saat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, serta saat rekapitulasi suara di PPK,” ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, Polri bersama TNI, linmas dan unsur pengamanan lainnya berkewajiban mengamankan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS dan PPK agar berjalan dengan aman, tertib, lancar dan sukses.

Sehingga pemilih dapat menggunakan hak pilihnya secara langsung bebas dan rahasia tanpa ada kekhawatiran apapun dalam menyalurkan hak politiknya.

Turut hadir pejabat unsur Forkopimda, Wakapolres Kompol Hardi Meladi Kadir, Ketua KIP Aceh Selatan Saiful Bismi SE, Kasatpol PP dan WH Drs Rahmatuddin, Camat Tapaktuan Yulmainar SE, dan undangan lainnya. Serta ratusan personil Polres Aceh Selatan, personil Brimob, personil Kodim 0107, personil Satpol PP, Pengawas TPS, anggota RAPI dan petugas linmas.[HM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here