,

Agen Ditengarai Bermain Pada Lelang Asset Daerah

BLANGKEJEREN – Sekelompok agen mobil diduga ikut bermain soal harga pada lelang asset milik Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, sehingga harga mobil hanya naik Rp 500 ribu dari harga yang dibuka saat penawaran.

Agen mobil yang mengikuti lelang bukan hanya berasal dari Gayo Lues tapi juga dari luar daerah. Ironisnya, dari belasan mobil yang dilelang hanya sebagian kecil yang dimenangkan oleh warga Gayo Lues.

Wandi, salah seorang warga menjelaskan, permainan agen itu terlihat ketika ada mobil yang dilelang tapi tidak diikuti oleh warga Gayo Lues. Sekelompok agen dari luar daerah seakan seperti sepakat untuk tidak menaikkan penawaran, sehingga harga satu mobil yang dilelang hanya bertambah sekitar Rp 500 ribu dari harga penawaran.

“Malah ada mobil yang harganya di bawah Rp 20 juta. Sepertinya agen-agen ini telah kompak, setiap pelelangan mobil, itu-itu saja orangnya, namun saat ada warga Gayo Lues yang ikut dan menawar lebih tinggi, barulah dilepaskan,” ungkapnya.

Lelang asset daerah dilakukan Pemkab Gayo Lues, Jumat, 12 Mei 2017 di depan kantor Badan Penggelola Keuangan Daerah (BPKD), asset-asset yang sudah tidak dipakai lagi oleh pejabat diserahkan ke bagian asset daerah untuk dilelang.

Kabid Aset BPKD Gayo Lues, Muihay merincikan ada beberapa jenis asset yang dilelang yakni enam unit mobil Daihatsu Taruna, delapan unit mobil Toyota Kijang, satu unit mobil ford escape, dua unit sepeda motor viar, empat unit mesin, 11 unit handi talky (HT), serta dua kursi tamu.

“Seluruh uang hasil penjualan asset itu dimasukan ke kas negara sesuai dengan prosedur, lelang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dan pihak terkait,” jelasnya.[Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *