,

Adat dan Budaya Gayo Perlu Direvitalisasi

BLANGKEJEREN – Adat dan budaya Gayo semakin lama semakin pudar. Untuk itu perlu dilakukan upaya revitalisasi agar tidak terus tergerus oleh zaman. Event adat dan budaya harus digalakkan sejak dini.

Hal itu disampaikan Bupati Gayo Lues, H Ibnu Hasyim, Sabtu, 24 September 2016 saat memberi sambutan pada lomba seni dan budaya tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Gedung Bale Musara, Blangkejeren.

“Budaya yang sudah hilang selama ini perlu digali kembali, seperti bahasa Gayo, dimana bahasa Gayo yang digunakan anak zaman sekarang dengan zaman dulu sudah berbeda, kalau dulu lembut dan sopan, sekarang sudah mulai kasar dan bercampur aduk dengan bahasa indonesia,” jelas Ibnu Hasyim.

Disamping itu, kata istilah yang sering diucapkan oleh orang Gayo zaman dulu juga sudah tidak diketahui oleh warga Gayo sekarang, untuk itu lanjut Ibnu Hasyim, tulisan peri bahasa dan kata-kata istilah Gayo sangat perlu dilestarikan.

“Suku dan bahasa yang ada sekarang ini merupakan kekayaan adat istiadat yang dimiliki Indonesia, untuk itu kita harus melestarikanya, kita harus mengajarkanya kepada anak-anak kita, supaya tidak hilang,” pungkas Ibnu Hasyim. [Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *