,

Aceh Utara Lakukan Pemerataan Akses Pendidikan

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus melakukan pengembangan dan pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi siswa. Guru tidak boleh hanya menumpuk di perkotaan, tapi juga disebar hingga ke daerah terpencil.

Penegasan itu disampaikan Asisten III Sekdakab Aceh Utara, Iskandar Nasir, Selasa 11 April 2014 saat penutupan program USAID Prioritas di Aula Kanto Bupati setempat. “Kita harus melakukan pemerataan guru, terutama ke daerah terpencil. Jangan menumpuk di kota dan jalur lintas utama, guru harus mengabdi hingga ke pelosok, apalagi pemerintah memberi perhatian khusus untuk itu,” tegasnya.

Iskandar Nasir juga meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara mengadopsi beberapa kegiatan dan mengembangkan model pelatihan yang telah dikembangkan USAID Prioritas selama ini untuk masuk dalam perencanaan pengembangan pendidikan di daerah tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator USAID Prioritas, Ridwan Ibrahim menjelaskan, kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sudah berjalan dengan sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan hasil evaluasi dan dokumentasi praktik baik yang dikumpulkan dari sekolah mitra dan fasilitator daerah (fasda).

“Dari hasil evaluasi dan praktik baik yang dikembangkan di sekolah mitra membuktikan kemajuan dalam program ini dan kami sangat berharap program ini dapat terus dilanjutkan sekolah mitra, umumnya di sekolah lainnya di Aceh Utara,” kata Ridwan. [HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *