,

Aceh Selatan Kekurangan 101.947 Tabung Elpiji 3 Kg

TAPAKTUAN – Kabupaten Aceh Selatan mengalami kekurangan 101.947 tabung gas elpiji 3 kilo gram per tahun. Tahun 2015 PT Pertamina hanya mengalokasikan 380.333 tabung untuk daerah tingkat dua tersebut.

Menyiasati hal itu Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra SH mengirim surat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Cq Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi di Jakarta. Melalui suratnya Nomor : 542/424/2016, tertanggal 31 Maret 2016, Bupati HT Sama Indra SH memohon kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral supaya menambah kuota LPG 3 kg bersubsidi di Kabupaten Aceh Selatan.

Dalam surat yang tembusannya turut disampaikan kepada Gubernur Aceh, Kadis Pertambangan ESDM Provinsi Aceh, PT Pertamina Gas Domestic Region I Medan dan Branch Manager PT Pertamina Aceh tersebut, Bupati menjelaskan bahwa, kuota LPG 3 Kg tahun 2016 yang diterima Pemkab Aceh Selatan sebanyak 1.344 Metrik Ton (MT) atau 448.000 tabung sesuai surat Sekretaris daerah Provinsi Aceh Nomor : 542/3307 tanggal 23 Februari 2016 dinilai jelas-jelas tidak cukup.

Sebab, berdasarkan data jumlah rumah tangga miskin di Kabupaten Aceh Selatan yang mencapai 13.086 Kepala Keluarga (KK) dengan asumsi masing-masing KK minimal menggunakan 3 tabung/bulan, maka jumlah kebutuhan LPG dalam setahun minimal sebanyak 471.096 tabung.

Itu belum lagi masuk perhitungan terhadap kebutuhan penggunaan gas 3 Kg oleh sebanyak 233 unit Usaha Ekonomi Mikro yang ada di Aceh Selatan, dengan asumsi pemakaian gas sebanyak 4 tabung/bulan. Maka dengan demikian jumlah kebutuhan pemakaian gas 3 Kg oleh Usaha Ekonomi Mikro tersebut mencapai 11.184 tabung/tahun.

“Dengan demikian, jumlah kebutuhan LPG 3 Kg Aceh Selatan mencapai 482.280 tabung/tahun. Sementara realisasi gas 3 Kg tahun 2015 lalu hanya 380.333 tabung, sedangkan total kebutuhan 482,280 tabung/tahun, sehingga Aceh Selatan masih mengalami kekurangan gas sebanyak 101,947 tabung,” kata Bupati HT Sama Indra.

Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Aceh Selatan, Fujianto SSTP, menyatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga gas 3 Kg dalam bulan Puasa serta menjelang hari Raya Idul Fitri 1437 H tahun 2016 ini, PT Pertamina telah mengambil kebijakan penambahan pasokan gas LPG 3 kg ke Aceh Selatan.

Dia menjelaskan, penambahan kuota yang mencapai 1.600 tabung yang diberikan oleh PT Pertamina kepada agen penyalur resmi gas 3 Kg di Aceh Selatan, PT Haji Muhammad Iskandar Noernikmat tersebut, khusus diberlakukan selama satu bulan atau sejak berlangsungnya bulan puasa sampai berakhirnya hari raya Idul Fitri mendatang.

Selain penambahan kuota, sambung Fujinto, PT Pertamina juga mengambil kebijakan khusus terhadap Aceh Selatan untuk mencegah kelangkaan dan lonjakan harga gas. Kebijakan yang tertuang dalam surat Nomor : 382/F11450/2016-S3 tertanggal 21 April 2016 yang ditandatangani Domestic Gas Region Manager 1 PT Pertamina, Alfareeda Adrianto Elifas.

isinya, menugaskan secara khusus agen LPG 3 Kg atas nama CV Gah Lhee Kilo yang selama ini beroperasi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk mendistribusikan tabung LPG 3 Kg di wilayah Kabupaten Aceh Selatan khususnya terhadap Kecamatan yang selama ini pendistribusian gasnya dinilai belum merata seperti Kecamatan Kluet Tengah, Kluet Timur, Kota Bahagia dan Trumon Tengah.

Surat tersebut turut ditembuskan kepada Hiswanamigas Aceh, GM Marketing Operation Region I, Area Manager Legal Counsel MOR I dan Marketing Branch Manager NAD PT Pertamina.

“PT Pertamina memberikan tambahan kuota gas LPG 3 Kg kepada CV Gah Lhee Kilo sekitar 4.000 tabung untuk didistribusikan ke beberapa Kecamatan dalam wilayah Aceh Selatan selama satu bulan. Angka itu merupakan di luar kuota reguler yang diterima Aceh Selatan selama ini,” papar Fujianto.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *