,

Aceh Dongkrak Industri Keuangan Syariah

TEROPONGACEH – Kebijakan Pemerintah Aceh soal konversi Bank Aceh ke syariah, akan mendongkrak tumbuhnya industri keuangan syariah secara nasional.

Hal tersebut disampaikan anggota Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MU) Adiwarman Akarim di Banda Aceh, 5 Januari 2016. Pendiri Karim Consulting Indonesia ini menjelaskan, konversi Bank Aceh ke syariah, secara otomatis aset Bank Aceh sebesar Rp20 triliun akan menjadi aset syariah.

adiwarman
Adiwarman Karim

Pertumbuhan aset lainnya terjadi pada akan adanya pertumbuhan syariah mikro sebesar Rp 8 triliun, pertumbuhan KPR syariah Rp10 triliun, pulihnya dua bank syariah besar di Indonesia Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat dengan aset kedua bank itu sebesar Rp20 triliun. “Jadi tahun 2016 ini aka nada pertumbuhan sekitar Rp 58 triliun aset perbankan syariah,” jelasnya.

Adiwarman memberi apresiasi besar terhadap langkah konversi yang diambil oleh Pemerintah Aceh. “Aceh selalu menjadi pelopor. Belum ada bank daerah di Indonesia yang dikonversi ke syariah. Aceh yang pertama melakukan itu. Aceh ini selalu menjadi pionir,” pujinya.

Bank Aceh memiliki nasabah lebih 50 persen dari total nasabah perbankan di Aceh. Dikonversinya Bank Aceh ke sistem syariah juga akan berdampak pada meningkatkan jumlah nasabah syariah secara nasional.

“Tinggal sekarang yang 50 persen lagi itu bagaimana kita ajak untuk memilih syariah. Kita perlu mendorong agar bank-bank di Aceh menjadi syariah, sesuai dengan kekhususan Aceh yang memberlakukan syariat Islam. Bank Aceh harus mampu memenuhi setiap kebutuhan nasabah, ini tantangan, bagaimana Bank Aceh memenuhi setiap kebutuhan masyarakat Aceh,” pungkasnya. [Isn]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *