,

900 Penumpang Telantar di Labuhanhaji Diberangkatkan ke Simeulue

LABUHANHAJI – Setelah seminggu telantar di pelabuhan Labuhanhaji, Aceh Selatan karena pengaruh cuaca buruk, 900 penumpang dan ratusan kendaraan roda dua serta roda empar tujuan Pulau Simeulue telah berhasil diberangkatkan pada Sabtu pagi, 23 Juli 2016 menggunakan dua kapal feri, KMP Labuhanhaji dan KMP Teluk Sinabang.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Aceh Selatan, Hamzah SH, mengatakan keputusan memberangkatkan ratusan penumpang tujuan Pulau Simeulue yang telah tujuh hari telantar tersebut, diambil pihaknya bersama Syahbandar dan ASDP serta nahkoda kapal setelah mendapat informasi dari pihak BMKG bahwa kondisi cuaca pada hari itu sudah membaik.

“Kondisi cuaca sejak Jumat (22/7) malam hingga Sabtu (23/7) pagi sudah membaik, berdasarkan laporan dari crew Kapal Feri KMP Teluk Sinabang yang berangkat dari Sinabang ke Labuhanhaji pada Jumat malam, ketinggian gelombang maksimal 4 meter sehingga kondisi itu dinilai tidak membahayakan pelayaran,” kata Hamzah.

Awalnya, kata Hamzah, rencana keberangkatan KMP Labuhanhaji yang dijadwalkan Sabtu (23/7) pukul 06.00 WIB sempat mengalami sedikit hambatan karena sekitar 600 orang penumpang yang sudah naik ke atas kapal tidak bersedia turun lagi. Sementara dari pihak pengawas pelayaran menyatakan bahwa muatan penumpang sebanyak itu termasuk ratusan kendaraan roda dua dan roda empat sudah over kapasitas.

“Pihak pengawas pelayaran tidak mengeluarkan izin berlayar karena muatan kapal over kapasitas sebab jika dibiarkan akan mengancam keselamatan penumpang. Sementara di sisi lain pihak penumpang tidak bersedia turun lagi, akhirnya diputuskan bahwa keberangkatan KMP Labuhanhaji menunggu masuknya KMP Teluk Sinabang,” ujar Hamzah.

Setelah ditunggu beberapa saat, akhirnya KMP Teluk Sinabang yang berangkat dari Pulau Simeulue Jumat (22/7) pukul 22.00 WIB berhasil sandar di dermaga Pelabuhan Labuhanhaji pada Sabtu (23/7) sekitar pukul 06.30 WIB. Setelah memastikan KMP Teluk Sinabang sudah sandar, akhirnya sekitar 200 orang penumpang bersedia turun sehingga KMP Labuhanhaji diizinkan berlayar sekitar pukul 06.45 WIB.

Hamzah menyatakan, setelah KMP Teluk Sinabang yang mengangkut sekitar 500 orang penumpang dari Pulau Simeulue selesai menurunkan penumpang dan kendaraan, maka sekitar pukul 10.30 WIB kembali memberangkatkan sebanyak 500 penumpang dan ratusan kendaraan roda dua dan roda empat dari Pelabuhan Labuhanhaji tujuan Pulau Simeulue.

“Total seluruh penumpang yang telah diberangkatkan oleh kedua Kapal Feri tersebut berjumlah 900 orang masing-masing sebanyak 400 orang di angkut oleh KMP Labuhanhaji dan 500 orang diangkut oleh KMP Teluk Sinabang termasuk ratusan kendaraan roda dua dan roda empat didalamnya,” sebut Hamzah.

Sementara itu, dari puluhan mobil pengangkut barang yang sudah tujuh hari menumpuk di Pelabuhan Labuhanhaji, mayoritasnya telah berhasil diangkut oleh kedua Kapal Feri dimaksud, kecuali empat unit mobil angkutan barang yang berisi bahan bangunan karena muatannya melebihi kapasitas daya tampung Movible Bridge (MB) dermaga Pelabuhan Labuhanhaji.[Hendri Z]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *