,

80 Hektar Padi di Sebelas Kecamatan Diserang Hama Tikus

BLANGKEJEREN – Sekitar 80 hektar tanaman padi di sebelas kecamatan di Gayo Lues terancam gagal panen karena diserang hama tikus. Para petani mulai resah, sebab tiga bulan sebelumnya padi mereka juga gagal panen.

Inen Irma salah satu petani padi di Kecamatan Kota Panjang, Selasa, 1 Maret 2016 meminta pemerinrah daerah untuk mencari solusi agar petani tidak terus merugi. “Tikus yang memakan padi kami ini hanya di bagian tegahnya saja, sedangkan di bagian samping masih ada disisakan sedikit, meskipun tidak mutlak gagal panen, tetapi kami sudah pasti mengalami kerugian,” keluhnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues Noval SP mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan anggaran untuk pembasmian hama tikus. “Kami sudah mengusulkan anggaran pembelian racun tikus untuk dibagikan kepada petani, namun hingga saat ini belum turun anggaranya, dan kami belum bisa berbuat banyak, karena sistim racun tikus ini dibeli per tahun, bukan sistim di simpan di gudang,” jelasnya.

Meski begitu, Dinas Pertanian Gayo Lues mengaku akan berupaya semaksimal mungkin mengusulkan asuransi pertanian. Jika disetujui nantinya, setiap satu hektar tanaman padi yang gagal panen akan diberikan asuransi Rp 6 Juta agar para petani bisa kembali mengolah lahanya dimusim tanam berikutnya.

“Hama tikus ini bukan di Gayo Lues saja, tetapi di seluruh Indonesia, termasuk di Takengon kemarin yang saya lihat. Hama tikus ini meuncul dengan jumlah yang banyak akibat cuaca tidak menentu, sehingga populasinya meningkat. Hanya dengan cara membersihkan seputaran sawah dan menanam sistim jajar legowo bisa mengurangi hama tikus,” pungkasnya.[Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

One Ping

  1. Pingback:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *