,

250 Tukang Becak Terima Sembako Gratis dari Bank Aceh

BANDA ACEH – Selama bulan suci Ramadhan 1438 Hijriah, Bank Aceh terus menggalakkan kegiatan sosial Bank Aceh berbagi. Seperti Senin, 19 Juni 2017. Bank Aceh membagikan 250 paket sembako untuk 250 tukang becak.

Pembagian paket sembako yang terdiri dari beras 10 kilogram, susu 3 kaleng, gula 2 kilogram, minyak makan 1 kilogram, dan sirup 2 botol itu dilakukan di bekas kantor pusat Bank Aceh di Jalan Teungku Muhammad Daod Bereueh, Kuta Alam, Banda Aceh.

Penyerahan paket sembako gratis itu dilakukan secara simbolis oleh Corporate Secretary Bank Aceh, Amal Hasan, setelah penandatangan berkas serah terima paket yang ditandatangai oleh Ketua Persatuan Abang Becak Kota Banda Aceh (Kamoesa), Razimi.

Usai penyerahan secara simbolis, satu persatu tukang becak antri untuk mendapatkan paket sembako dengan cara menukarkan kupon yang telah dibagikan sebelumnya. Pada kesempatan itu Amal Hasan dalam sambutannya juga melakukan sosialisai Bank Aceh Syariah kepada para tukang becak.

“Bank Aceh sekarang ini, sebagai bank kebanggaan rakyat Aceh sudah murni beroperasi dengan sistem syariah. Kita patut berbangga, sekarang tak perlu lagi ada keraguan untuk menabung di Bank Aceh, karena kita full syariah,” jelas Amal Hasan.

Selain itu kata Amal Hasan, Pemerintah Aceh selaku pemilik saham Bank Aceh bukan tanpa alasan mengubah sistem operasional Bank Aceh dari konvensional ke syariah. Alasan yang paling utama untuk itu adalah karena Aceh merupakan daerah yang menerapkan syariat Islam.

“Jadi syariat Islam itu bukan hanya cambuk pelaku pelanggaran hukum syariat, tapi juga membangun ekonomi ummat dengan sistem yang Islami tanpa riba. Mari sama-sama kita mendukung dan membesarkan bank kita ini. Semoga tahun depan jumlah paket sembako gratis yang kita bagikan bisa lebih banyak. Kalau memungkinkan kita bagikan untuk sleuruh tukang becak,” tegas Amal Hasan.

Sementara itu, Ketua Kamoesa, Razimi menjelaskan di Kota Banda Aceh ada sekitar 2.000 orang tukang becak. Yang menerima paket sembako gratis dari Bank Aceh tersebut merupakan para tukang becak dari berbagai organisasi tukang becak di Banda Aceh yang dipilih oleh ketua kelompok masing-masing.

“Banyak juga tukang becak dari luar daerah yang beroperasi di Banda Aceh, sebagian mereka tidak terdata karena tidak masuk dalam organisasi. Dari beberapa organisasi tukang becak di Banda Aceh, ini lah 250 orang yang layak menerimanya. Bukan berarti yang lain tidak layak, tapi untuk sekarang merekalah yang setelah diverifikasi lebih layak mendapatkannya,” jelas Razimi.[HK]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *