,

23 Ribu Penduduk Aceh Selatan Belum Miliki e-KTP

TEROPONGACEH.COM | TAPAKTUAN – Dari 163 ribu jiwa penduduk Aceh Selatan yang sudah wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) hingga Agustus 216 baru 140 ribu jiwa yang telah melakukan perekaman e-KTP. Sisanya 23 ribu belum memiliki e-KTP.

Untuk menuntaskan perekaman E-KTP tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggencarkan upaya jemput bola dengan cara turun langsung ke masing-masing kecamatan.
 
Kepala Disdukcapil Aceh Selatan, Tio Achriyat di Tapaktuan, Selasa, 30 Agustus 2016 mengatakan, langkah jemput bola dengan cara turun langsung ke masing-masing kecamatan tersebut dalam rangka menindaklanjuti perintah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang memberi batas waktu kepada masing-masing pemerintah daerah seluruh Indonesia agar segera menuntaskan perekaman e-KTP terhadap masyarakat paling lambat akhir bulan September 2016.
 
Sejak beberapa hari terakhir, sambung Tio, pihaknya telah menuntaskan perekaman e-KTP dengan cara jemput bola secara langsung di Kantor Camat Pasie Raja, Kantor Camat Kluet Utara, Kantor Camat Kluet Timur dan Kantor Camat Kluet Selatan.
 
Tio menyebutkan bahwa, dari hasil perekaman e-KTP dengan cara jemput bola yang telah dilakukan oleh pihaknya sejak beberapa hari terakhir, jumlah masyarakat yang melakukan perekaman e-KTP per kecamatan yang telah mereka didatangi mencapai 100 – 200 orang per hari.
 
Dengan jumlah sebanyak itu  diakui oleh Tio Achriyat bahwa, minat atau kesadaran masyarakat untuk menuntaskan perekaman e-KTP masih sangat rendah, sehingga pihaknya pun merasa pesimis tidak akan mampu menuntaskan perekaman e-KTP warga yang masih tersisa sebanyak 23 ribujiwa lebih lagi dalam kurun waktu hingga akhir bulan September 2016.
 
“Sampai akhir September 2016 akan tuntas sebanyak 23 ribu lagi tentu saja tidak mungkin, namun kita terus melakukan berbagai langkah untuk mengupayakan penambahan jumlah masyarakat Aceh Selatan telah melakukan perekaman e-KTP sampai berakhirnya batas waktu yang diberikan oleh Mendagri,” tegasnya.[Hendri Z]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *