22 Nelayan Aceh Dipulangkan dari Myanmar

0
48

BANDA ACEH – Sebanyak 22 nelayan asal Aceh yang ditangkap polisi Myanmar pada 6 Februari 2019 lalu, telah dipulangkan ke Aceh melalui Bandar Udara (Bandara) Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Senin, 15 April 2019.

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah turut menyambut kepulangan 22 melayan Aceh itu. Ia insiden itu bisa menjadi pengalaman dan pelajaran hingga ke depan kejadian serupa tidak terulang. “Harus menjadi pelajaran dan evaluasi khususnya masyarakat Aceh jangan sampai menyasar ke negara lain tanpa melihat GPS,” kata Nova.

Pemerintah Aceh kata Nova juga berterima kasih atas upaya diplomasi Kementrian Luar Negeri di bawah Direktorat Perlindungan WNI dan BHI serta KBRI di Yangon. Untuk selanjutnya para nelayan itu akan diantar hingga ke kampung halamannya di Aceh Timur lewat fasilitasi Dinas Sosial Aceh.

Dalam surat dari Kementrian Luar Negeri yang disampaikan kepada Pemerintah Aceh dijelaskan bahwa upaya diplomasi dilakukan dengan mempertimbangkan hubungan baik antara Indonesia dan Myanmar, sehingga diputuskan bahwa ke 22 awak kapal dikembalikan ke negara asal. Sementara kapten kapal ditahan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku di Myanmar.

Diketahui bahwa Kapal Motor (KM) Troya yang berangkat dari Kuala Idi ditangkap pada 6 Februari lalu oleh Angkatan Laut Myanmar. Kapal itu disebut masuk wilayah perairan Kauthaung, Thanintharyi Region. Mereka ditangkap atas tuduhan melakukan aktivitas illegal fishing.

Dalam rilisnya, Kementerian Luar Negeri menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2019, pihaknya telah memulangkan 39 nelayan asal Aceh. Sebanyak 14 lainnya dipulangkan Kemenlu pada akhir Januari lalu.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here