,

213 Joki Bertarung di Pacuan Kuda Buntul Nege

BLANGKEJEREN – Sebanyak 213 joki dari empat kabupaten di wilayah tengah Aceh akan ikut serta dalam lomba pacuan kuda Stadion Buntul Nege, Blangkejeren, Gayo Lues.

Ketua panitia lomba yang juga Kepala Dinas Pariwisata Gayo Lues, Syafruddin, Senin, 15 Oktober 2018 menjelaskan, 213 kuda pilihan akan diadu berpacu oleh para jokinya dari kabupaten Gayo Lues, Aceh Tenggah dan Bener Meriah, dan Aceh Tenggara.

Gayo Lues selaku tuan rumah menurunkan 71 ekor kuda, Bener Meriah 75 ekor, Aceh Tengah 64 ekor,  dan Aceh Tenggara mengirimkan 5 kuda. Lomba pacun kuda tersebut memperebutkan hadiah total Rp 320 juta.

Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru saat membuka lomba mengatakan, lomba pacuan kuda merupakan budaya dari empat Kabupaten yang ada sejak zaman kolonial, dan hingga kini masih terus digelar secara rutin sesuai perkembangan zaman.

“Dulu pacuan kuda hanya dilaksanakan setiap memperingati HUT kemerdekaan, pesertanyapun dari masing-masing desa, tetapi sekarang pemilik kuda bukan lagi dari desa, dan kudanyapun sudah mulai didatanggkan dari luar negeri,” katanya.

Kedepan, Bupati megatakan akan menambah hadiah lomba pacuan kuda tradisional tersebut untuk memotivasi pecinta kuda, sehingga kuda-kuda perkasa yang adu cepat semakin bertambah jumlahnya.

“Pacuan kuda biasanya sangat erat kaitanya dengan judi, namun jika ada yang melakukan judi dan maisir seperti tahun sebelumnya, maka saya pastikan orang tersebut akan mendapat hukuman yang setimpa dengan perbuatanya,” katanya mengigatkan. [win porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *