,

21 Penjudi dan Satu Pasangan Mesum Dicambuk

BLANGKEJEREN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues bersama Dinas Syariat Islam, Jumat, 20 Januari 2017 melakukan eksekusi cambuk terhadap 23 pelanggaran syariat, yakni 21 penjudi (maisir) dan dua orang (sepasang) pelaku mesum (khalwat).

Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Gayo Lues, Rasyidin usai eksekusi cambuk mengatakan, awalnya direncanakan hanya 10 orang yang dicambuk, namun karena sebulan terakhir kasus pelanggaran syariat bertambah, maka jumlahnya terdakwa eksekusi cambuk pun meningkat hingga 23 orang.

“Yang kami anggarkan hanya 10 orang, namun ketika jumlahnya bertambah seperti sekarang ini, maka kami akan ajukan lagi penambahan anggaran melalui telaahan untuk biaya eksekusi cambuk yang sudah berlangsung hari ini,” katanya.

Menurut perkiraan Dinas Syariat Islam, dari tahun ke tahun jumlah pelanggar Qanun Syariat Islam cenderung berkurang, namun tahun ini jumlahnya bertambah disebabkan adanya kegiatan jaga malam di Pos masing-masing desa, sehingga yang jaga malam iseng-iseng bermain judi.

“Kita menghimbau kepada seluruh warga Gayo Lues yang ikut jaga malam agar jangan main judi, karena hukumannya bisa dicambuk dimuka umum, dan malu sama keluarga dan masyarakat, tapi jika tetap ada yang main judi, kami sudah sediakan uang Rp 50 juta sebagai anggaran eksekusi cambuk tahun 2017,” ucapnya.

Sementara Kasi Pidum Kajari Gayo Lues, Wardi mengatakan hukuman bagi 23 pelanggar syariat tersebut berbeda-beda, bagi pemain judi ada yang 13 kali cambuk, ada yang delapan kali, sedangkan yang melakukan khalwat dicambuk tujuh kali setelah dipotong masa tahanan.[Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *