Sunday, January 26, 2020

21 Penjudi dan Satu Pasangan Mesum Dicambuk

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...

BLANGKEJEREN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues bersama Dinas Syariat Islam, Jumat, 20 Januari 2017 melakukan eksekusi cambuk terhadap 23 pelanggaran syariat, yakni 21 penjudi (maisir) dan dua orang (sepasang) pelaku mesum (khalwat).

Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Gayo Lues, Rasyidin usai eksekusi cambuk mengatakan, awalnya direncanakan hanya 10 orang yang dicambuk, namun karena sebulan terakhir kasus pelanggaran syariat bertambah, maka jumlahnya terdakwa eksekusi cambuk pun meningkat hingga 23 orang.

“Yang kami anggarkan hanya 10 orang, namun ketika jumlahnya bertambah seperti sekarang ini, maka kami akan ajukan lagi penambahan anggaran melalui telaahan untuk biaya eksekusi cambuk yang sudah berlangsung hari ini,” katanya.

Menurut perkiraan Dinas Syariat Islam, dari tahun ke tahun jumlah pelanggar Qanun Syariat Islam cenderung berkurang, namun tahun ini jumlahnya bertambah disebabkan adanya kegiatan jaga malam di Pos masing-masing desa, sehingga yang jaga malam iseng-iseng bermain judi.

“Kita menghimbau kepada seluruh warga Gayo Lues yang ikut jaga malam agar jangan main judi, karena hukumannya bisa dicambuk dimuka umum, dan malu sama keluarga dan masyarakat, tapi jika tetap ada yang main judi, kami sudah sediakan uang Rp 50 juta sebagai anggaran eksekusi cambuk tahun 2017,” ucapnya.

Sementara Kasi Pidum Kajari Gayo Lues, Wardi mengatakan hukuman bagi 23 pelanggar syariat tersebut berbeda-beda, bagi pemain judi ada yang 13 kali cambuk, ada yang delapan kali, sedangkan yang melakukan khalwat dicambuk tujuh kali setelah dipotong masa tahanan.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...