,

21 Pejabat Aceh Tenggara Dimutasi

KUTACANE – Bupati Aceh Tenggara melakukan mutasi 21 pejabat eselon III dan pejabat strutural. Mutasi dilakukan melalui SK Bupati nomor 822.3/AGR/2016 tanggal 2 Maret 2016. Pelantikan dan sumpah jabatan pejabat baru dilakukan oleh Wakil Bupati H Ali Basrah di Oproom Setdakab Aceh Tenggara di Kutacane.

Pejabat eselon III yang dilantik antara lain Drs M Riduan diangkat sebagai Kabag Tapem Setdakab Agara, menggantikan Ali Surahman, Indra Utama diangkat sebagai Sekretaris Disdikjar Agara, serta Indra Gunawan sebagai Sekretaris Dinas Pengairan.

Selanjutnya M Hatta diangkat sebagai Pj Kepala P2TsP Kutacane, lalu Hayadun sebagai Pj Camat Lawe Alas, sedangkan Najemi menjadi Kabid Dikmen Disdikjar Agara, dan Masril Iskandar sebagai Kabid Tata Bangunan dan Jasa Konstruksi Dinas PU Agara.

Kemudian Syahiburawi dipindahkan sebagai Kabid Pengembangan Usaha Pariwisata Disbudpar Agara, Yusrizal dipindahkan sebagai Kabid Tekhnis Pengairan, dan Khairuddin yang sebagai Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan di BKPLuh Kutacane.

Sementara Samsul Bahri diangkat sebagai Kabid Keluarga Sejahtera di BKBBN Agara, Zulfan Efendi dilantik sebagai Kabid Bina Program dan Pelaporan di Dinkes Agara, Sapta Marga diangkat menjadi Pj Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PU Agara.

Rabullah yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Lawe Alas dipindahkan sebagai staf ahli Bupati, dr Nanda Satria yang sebelumnya sebagai Kabid Bina Program Dinkes Agara dimutasi sebagai Staf di Dinkes Agara, hal yang sama  juga bagi Nazrul Shasi yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid di BKPluh Agara dimutasi sebagai Staf di kantor tersebut.

Untuk 4 orang eselon II yang dilantik antara lain Kadis PU Agara Ir M Husein menggantikan Ir Khairul Anwar yang meninggal dunia. Lalu Kadis Pengairan Kutacane Ir Edi Supriadi yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pengairan naik jabatannya menggantikan Ir M Husein, kemudian Sudirman sebagai Kepala BKKBN Agara, dan terakhir Ali Surahman dilantik sebagai Asisten I Setdakab Agara menggantikan Mus’a Ashari yang mulai memasuki masa pensiun.

Wakil Bupati H Ali Basrah mengatakan bahwa mutasi tersebut merupakan hal biasa sebagai bentuk penyegaran terhadap organisasi pemerintahan, serta mengisi kekosongan jabatan akibat pejabat sebelumnya meninggal dunia dan memasuki masa pensiun. [RH]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *