,

2 PNS dan 3 Warga Ditangkap Saat Berjudi

Lima orang pemain judi, dua diantaranya bersetatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditangkap polisi di Desa Ujung Dah, Blangkejeren, Gayo Lues, Jumat malam, 7 April 2017 sekitar pukul 21.00 WIB. Kelimanya terancam hukuman cambuk di depan umum.

Kapolres Gayo Lues AKBP Bhakti Ery Nurmansyah melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama, Sabtu, 8 April 2017 mengatakan, penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang resah terhadap perbuatan pelaku.

Kelima orang penjudi yang ditangkap itu adalah Kha (40) warga desa Pining bersetatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), JE (36) warga desa Kutelintang Blangkejeren bersetatus PNS, DK (24) bersetatus sebagai Mahasiswa warga Umah Ringkel desa Rerebe, Kecamatan Tripe Jaya, Nur (39) Dusun Toa Kecamatan Blangkejeren bekerja sebagai sopir, dan Sul (53) warga desa Kutelintang yang keseharianya sebagai petani.

Saat penangkapan polisi mengamankan barang bukti berupa dua set kartu joker, empat telepon genggam dan uang senilai Rp 544 ribu. Kini kelima penjudi tersebut ditahan di Mapolres Gayo Lues.

Eko Rendi Oktama melanjutkan, jumlah penjudi yang ditangkap di Gayo Lues dalam tahun 2017 terus meningkat, jika dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun 2016 jumlah penjudi yang kami tanggap keseluruhanya tidak sampai 30 orang, kalau tahun 2017 ini, sampai bulan April saja sudah mencapai 30 orang,” jelasnya.

Untuk memberi efek jera dan pelajaran bagi masyarakat, ia menyarankan kepada Kejaksaan Negeri Gayo Lues dan Wilayatul Hisbah melakukan eksekusi cambuk di depan tugu Blangkejeren.

“Kami dari Kepolisian berharap agar eksekusi hukuman cambuk dilakukan di dekat tugu kota Blangkejeren, supaya setiap orang yang melintas melihatnya dan menjadi pelajaran, kalau dilakukan di dekat Masjid, yang melihat adalah orang-orang yang beriman saja,” pintanya. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *