,

14 Ahli Waris Terima Santunan Kematian dari Pemkab Aceh Selatan

TAPAKTUAN – Pemkab Aceh Selatan mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) santunan kematian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Untuk tahap pertama, diserahkan secara simbolis kepada 14 ahli waris mewakili 14 dari 18 kecamatan di daerah itu.

Penyerahan santunan secara simbolis berlangsung di sela acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Bupati, Tapaktuan, Senin, 26 November 2018. Santunan yang jumlahnya bervariasi tersebut masing-masing diserahkan oleh Bupati H. Azwir dan istri, Wabup Tgk Amran dan istri, Ketua DPRK T. Zulhelmi, Kajari Munif SH, Kapolres AKBP Dedy Sadsono ST, Dandim 0107 Letkol Inf R Sulistiya Herlambang HB dan Ketua Pengadilan Negeri Tapaktuan.

Adapun 14 ahli waris yang secara simbolis menerima santunan kematian tersebut adalah Nuraida dari Labuhanhaji Barat sebesar Rp. 3.500.000. Nuraini dari Labuhanhaji sebesar Rp 5.000.000. Rosmani dari Labuhanhaji Timur Rp 5.000.000. Syahrul Mubarak dari Meukek Rp 5.000.000. Kamisah dari Sawang Rp 5.000.000. Nursirwan dari Samadua Rp 3.500.000. Syamsuddin dari Tapaktuan Rp 5.000.000.

Selanjutnya, Yulidin Ilyas dari Pasie Raja sebesar Rp 3.500.000. Mansurdin dari Kluet Utara Rp 2.500.000. Rusman Mahdi dari Kluet Tengah Rp 3.500.000. Nyak Sani dari Kluet Timur Rp 2.500.000. Marnijah dari Bakongan Timur Rp 5.000.000. Syarifah Darmiati dari Trumon Tengah Rp 2.500.000 dan Ruhmana Wati dari Trumon Timur Rp 5.000.000.

Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setdakab Aceh Selatan, Musanif Tamsani, menjelaskan bahwa, 14 ahli waris penerima santunan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati dan Wabup Aceh Selatan tersebut merupakan perwakilan penerima bantuan dari masing-masing kecamatan.

Ia menyebutkan, dari sebanyak 92 berkas yang telah diajukan oleh masyarakat, sebanyak 72 berkas telah selesai diverifikasi oleh pihaknya, sedangkan sisanya kembali akan diverifikasi ke lapangan dalam waktu dekat.

“Berkas yang telah diverifikasi ini segera akan dicairkan dananya. Sistem pencairan dana langsung ditransfer ke rekening ahli waris. Sedangkan sisanya segera akan diproses dalam waktu dekat,” tandas Musanif.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor : 17 Tahun 2018 BAB III Penerima dan Besaran Santunan pasal 3 ayat (1) disebutkan bahwa bantuan sosial santunan kematian diberikan kepada ahli waris, anggota keluarga meninggal dunia yang telah berusia diatas 1 tahun. Ayat (2) besaran bantuan sosial santunan kematian adalah : suami yang mempunyai tanggungan anak kandung diberikan Rp 5 juta dan bagi yang tidak mempunyai tanggungan anak kandung diberikan Rp 3,5 juta. Terhadap istri yang meninggal dunia diberikan santunan Rp 3,5 juta.

Sedangkan untuk anggota keluarga lanjut usia berumur diatas 60 tahun diberikan Rp 2,5 juta dan anggota keluarga berusia di atas 1 tahun sampai belum menikah diberikan Rp 2,5 juta.

Santunan kematian tidak diberikan apabila penduduk yang meninggal dunia diakibatkan oleh bencana alam besar, narkotika, obat-obatan terlarang dan bunuh diri. Bantuan sosial santunan kematian juga tidak diberikan kepada PNS dan pensiunan PNS. Anggota TNI dan pensiunan TNI serta anggota polisi dan pensiunan polisi.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *