,

10 Kali Indehoi, Pasangan Selingkuh Digerebek Warga

BLANGKEJEREN – Sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara digerebek warga desa Durin, Kecamatan Blangekejeren, Gayo Lues, Senin malam, 29 Mei 2017 sekitar pukul 22:00 WIB usai melaksanakan shalat tarawih.

Berdasarkan hasil penyelidikan, lelaki yang digerebek itu masih memiliki istri dan wanita di dalam kamarnya juga masih memiliki suami yang sah. Keduanya mengaku sudah 10 kali melakukan hubungan badan di tempat yang berbeda.

Kasatpol PP dan WH Kabupaten Gayo Lues, Khairudin, bersama Kabid Penegakan Kebiajakan Daerah dan Syariat Islam, Sapta, Selasa, 30 Mei 2017 mengatakan, pelaku dugaan mesum yang digerebek warga dan diserahkan ke Satpol PP tadi malam adalah Mul (49) warga Taman Asri Tahap Dua Halaban, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatra Barat.

“Alamat sementara lelaki ini di desa Durin, Blangkejeren, ia mengaku bekerja sebagai Kepala Suplai Logistik pada PT Putra Alam Driling yang membangun PLTA di Desa Lesten, Kecamatan Pining. Berdasarkan pengakuan, warga Sumatra Barat ini masih memiliki istri yang sah dan memiliki anak tinggal di kampung halamanya,” katanya.

Sedangkan wanita yang dikencaninya bernama SS (27) warga dusun Telpi, Desa Penampaan, Kecamatan Blangkejeren. SS masih memiliki suami, yang saat ini dalam tahanan Rutan Blangkejeren, serta memiliki dua orang anak yang diantarkanya ke Rutan Blangkejeren untuk diurus suaminya.

“Kami mengetahui informasi ini setelah ditelepon oleh warga Durin, dan saat kami tiba di lokasi, kedua pasangan yang diduga khalwata atau mesum ini sudah diamankan warga. Setelah perangkat desa Durin menyerahkan kepada kami, kami langsung membawanya ke kantor untuk diselidiki,” jelasnya.

Awalnya, pasangan kekasih ini dilihat warga masuk ke dalam rumah yang disewa oleh Mul selaku orang yang bekerja di perusahaan, tak lama berselang, warga pun mengintip dan menggedor pintu, namun yang keluar hanya Mul seorang menggunakan celana pendek, dan saat ditanyak warga, Mul tetap ngotot tidak ada kekasihnya di dalam.

Selang 20 menit kemudian, seluruh perangkat desa Durin berkumpul bersama pemilik rumah sewa itu, barulah wanita berparas ayu dan putih itu keluar dari dalam kamar yang gelap. Takut diamuk masa, Satpol PP dan WHpun langsung melakukan pengamanan.

“Dari hasil penyelidikan, kedua pelanggar Qanun Jinayah ini mengaku telah melakukan hubungan intim sebanyak satu kali sebelum digerebek warga di desa Duri, dan sudah melakukan 10 kali bersetubuh sejak perkenalan mereka tiga bulan yang lalu, ada yang dilakukan di dalam daerah maupun di luar daerah,” jelasnya.

Atas perbuatannya itu, kedua pelaku terancam hukuman 100 kali cambukan di depan umum.[Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *