-2.6 C
Alba Iulia
Friday, December 6, 2019

10 Bakal Caleg DPRK Aceh Selatan Tak Lulus Uji Mampu Baca Alquran

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

TAPAKTUAN – Sebanyak 10 bakal calon anggota legislatif untuk DPRK Aceh Selatan dinyatakan tak lulus uji kemampuan baca Alquran yang telah diselenggarakan Komisi Independen Pemilihan (KIP) di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Sabtu dan Minggu, 21-22 Juli 2018.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KIP Aceh Selatan, Edi Syahputra, Senin, 23 Juli 2018 mengungkapkan, ada 510 orang yang mendaftar untuk bakal caleg DPRK Aceh Selatan dari 19 partai politik terdiri dari 4 partai lokal (parlok) dan 15 partai politik nasional (parnas).

Edy Syahputra menjelaskan, uji mampu baca Alquran dilakukan menindaklanjuti amanah undang-undang kekhususan Aceh (UU Pemerintah Aceh) dan Qanun nomor 3 tahun 2008 bahwa setiap bakal caleg wajib mampu membaca Alquran. “Para bakal caleg yang gugur uji mampu baca Alquran akan diberitahukan langsung ke partai yang mengajukannya untuk mengganti dengan yang lain,” jelasnya.

Kordinator tim juri uji baca Alquran Tgk Ahmad Ibrahim menerangkan bahwa tim juri seluruhnya berjumlah 18 orang yang berasal dari tiga unsur yaitu dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Aceh Selatan, Kantor Kementrian Agama Aceh Selatan serta dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Selatan.

Para juri tersebut dibagi dalam enam kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari tiga juri untuk satu peserta. Artinya sekali uji enam peserta. “ Yang kami uji dalam membaca Al quran adalah, tajwid, fasahah dan adap selama 4-5 menit atau sekitar 3-4 baris. Uji ini tidak harus seperti peserta MTQ, yang diperhatikan adalah bisa atau mampu baca Alquran dengan benar,” jelasnya.[HM]

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -