,

10 Bakal Caleg DPRK Aceh Selatan Tak Lulus Uji Mampu Baca Alquran

TAPAKTUAN – Sebanyak 10 bakal calon anggota legislatif untuk DPRK Aceh Selatan dinyatakan tak lulus uji kemampuan baca Alquran yang telah diselenggarakan Komisi Independen Pemilihan (KIP) di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Sabtu dan Minggu, 21-22 Juli 2018.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KIP Aceh Selatan, Edi Syahputra, Senin, 23 Juli 2018 mengungkapkan, ada 510 orang yang mendaftar untuk bakal caleg DPRK Aceh Selatan dari 19 partai politik terdiri dari 4 partai lokal (parlok) dan 15 partai politik nasional (parnas).

Edy Syahputra menjelaskan, uji mampu baca Alquran dilakukan menindaklanjuti amanah undang-undang kekhususan Aceh (UU Pemerintah Aceh) dan Qanun nomor 3 tahun 2008 bahwa setiap bakal caleg wajib mampu membaca Alquran. “Para bakal caleg yang gugur uji mampu baca Alquran akan diberitahukan langsung ke partai yang mengajukannya untuk mengganti dengan yang lain,” jelasnya.

Kordinator tim juri uji baca Alquran Tgk Ahmad Ibrahim menerangkan bahwa tim juri seluruhnya berjumlah 18 orang yang berasal dari tiga unsur yaitu dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Aceh Selatan, Kantor Kementrian Agama Aceh Selatan serta dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Selatan.

Para juri tersebut dibagi dalam enam kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari tiga juri untuk satu peserta. Artinya sekali uji enam peserta. “ Yang kami uji dalam membaca Al quran adalah, tajwid, fasahah dan adap selama 4-5 menit atau sekitar 3-4 baris. Uji ini tidak harus seperti peserta MTQ, yang diperhatikan adalah bisa atau mampu baca Alquran dengan benar,” jelasnya.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *